Perkembangbiakan Tumbuhan Gymnospermae (Materi IPA Kelas 9)

Perkembangbiakan Tumbuhan Gymnospermae (Materi IPA Kelas 9)

Loading...

Perkembangbiakan Tumbuhan Gymnospermae (Materi IPA Kelas 9) – Tumbuhan yang bijinya tidak tertutup kulit buah atau berbiji terbuka disebut tumbuhan Gymnospermae. Pohon pinus, pohon ginkgo, dan pakis haji tergolong Gymnospermae.

Menurutmu bagaimana cara perkembangbiakan tanaman yang tergolong Tumbuhan Gymnospermae ? Apakah tumbuhan Gymnospermae memiliki cara perkembangbiakan yang sama dengan tumbuhan Angiospermae ? Temukan jawabannya di penjelasan berikut.

Tumbuhan Gymnospermae tidak memiliki bunga seperti halnya tumbuhan Angiospermae. Namun, tumbuhan Gymnospermae memiliki alat perkembangbiakan generatif yang disebut strobilus atau runjung.

Pada tumbuhan pinus dan melinjo terdapat dua jenis strobilus dalam satu pohon yaitu strobilus jantan dan strobilus betina. Pada tumbuhan pakis haji strobilus jantan dan betina terpisah atau tidak berada dalam satu pohon.

Strobilus jantan terdapat mikrosporangia (ruang-ruang spora). Di dalam sporangia sel-sel akan mengalami pembelahan meiosis dan menghasilkan mikrospora (spora jantan). Mikrospora akan berkembang membentuk serbuk sari.

Serbuk sari pada tumbuhan pinus memiliki sayap. Strobilus betina tersusun dari banyak megasporofil (daun penghasil megaspora). Tiap megasporofil mengandung dua bakal biji. Tiap bakal biji mengandung megasporangium (kotak spora).

Sel dalam megasporangium akan mengalami pembelahan meiosis dan menghasilkan megaspora (spora betina). Inti megaspora akan mengalami mitosis membentuk sel telur.

Penyerbukan pada Gymnospermae terjadi jika serbuk sari menempel pada lubang bakal biji. Serbuk sari akan tertangkap oleh cairan yang terdapat di lubang bakal biji. Jika cairan menguap maka serbuk sari akan dapat masuk ke bakal biji dan terjadilah pembuahan.

Apakah tumbuhan Gymnospermae dapat berkembang biak secara vegetatif? Tumbuhan Gymnospermae yang dapat berkembang biak secara vegetatif misalnya tumbuhan pakis haji dan pinus. Tumbuhan pinus dapat berkembang biak dengan menggunakan tunas akar. Tumbuhan pakis haji dapat berkembang biak dengan menggunakan tunas yang disebut bulbil.

Apa fungsi sayap yang ada di serbuk sari dan biji tumbuhan Gymnospermae ? Serbuk sari yang memiliki sayap akan tertiup oleh angin, dan dapat mendarat di putik bunga dan akan terjadi penyerbukan di putik bunga ini. Sayap ini memungkinkan serbuk sari tertiup dalam jarak yang jauh, sehingga dapat menjangkau bunga betina.

Sayap ini adalah salah satu adaptasi untuk membantu penyerbukan dengan angin dari Gymnospermae seperti pohon pinus. Adaptasi lain adalah bentuk serbuk sari yang ringan, sehingga mudah tertiup dan terlepas dari bunganya, serta jumlah serbuk sari yang sangat besar, untuk meningkatkan kemungkinan serbuk sari mendarat di putih bunga.

Setelah terjadi penyerbukan, akan tumbuh biji yang juga memiliki sayap. Sayap ini untuk membantu penyebaran dengan angin.

Karena tidak memiliki buah, serbuk sari dan biji tanaman Gymnospermae langsung terbuka dan terekspos oleh angin. Ketika ada angin, biji akan terlepas dari kantong biji dan kemudian tertiup hingga jarak yang sangat jauh, karena adanya sayap ini. Dengan demikian, pinus dan Gymnospermae lainnya dapat tersebar dalam wilayah yang luas.

Video Pembelajaran Perkembangbiakan Tumbuhan Gymnospermae (Materi IPA Kelas 9)

Berikut ini adalah video pembelajaran materi Perkembangbiakan Tumbuhan Gymnospermae untuk siswa Kelas 9 SMP.

Kuis Online Perkembangbiakan Tumbuhan Gymnospermae (Materi IPA Kelas 9)

Selesaikan latihan soal berikut ini untuk mengetahui sampai di mana kamu belajar.

https://quizizz.com/join/quiz/5da322ba8c70ec001b03a04d/start

Kuis Online Perkembangbiakan Tumbuhan Gymnospermae (Materi IPA Kelas 9)

Demikianlah bahan ajar online materi Perkembangbiakan Tumbuhan Gymnospermae (IPA Kelas 9) yang bisa kami sampaikan. Kurang lebihnya kami mohon maaf (maglearning.id).

Loading...

One comment

Tinggalkan Balasan