Perkembangbiakan Aseksual pada Hewan (IPA Kelas 9)

Perkembangbiakan Aseksual pada Hewan (IPA Kelas 9)

Loading...

Perkembangbiakan Aseksual pada Hewan (IPA Kelas 9) – Pada media pembelajaran ini kamu akan mempelajari cara hewan melakukan perkembangbiakan. Secara umum, perkembangbiakan hewan dibagi menjadi dua cara, yaitu vegetatif (aseksual) dan generatif (seksual). apakah yang dimaksud dengan perkembangbiakan aseksual?

Perkembangbiakan Aseksual pada Hewan

Beberapa hewan dapat melakukan perkembangbiakan aseksual seperti halnya tumbuhan. Apakah hewan juga menggunakan bagian tubuhnya untuk berkembang biak? Bagian tubuh manakah yang digunakan untuk berkembang biak? Agar kamu dapat mengetahui jawabannya, ayo pelajari dengan semangat materi ini!

a. Membentuk Tunas

Terdapat hewan yang mampu berkembang biak aseksual dengan cara membentuk tunas untuk menghasilkan keturunan. Contoh hewan yang melakukan perkembangbiakan dengan cara ini antara lain hewan dari Filum Porifera dan Coelenterata.

Contoh hewan yang melakukan perkembangbiakan

Contoh hewan dari Filum Coelenterata adalah ubur-ubur dan Hydra sp. Hewan dari Filum Coelenterata yang dapat membentuk tunas, misalnya Hydra sp. dan ubur-ubur dari jenis Obelia sp. dan Aurelia sp.

b. Fragmentasi

Planaria merupakan salah satu contoh hewan yang melakukan fragmentasi. Perkembangbiakan dengan cara ini terjadi melalui dua tahap.

  • Tahap pertama adalah fragmentasi, yaitu pematahan atau pemotongan tubuh induk menjadi dua bagian atau lebih.
  • Selanjutnya, terjadi tahap regenerasi, yaitu setiap potongan tubuh induk tersebut membentuk bagian tubuh lain yang tidak ada pada bagian tersebut.
  • Pada akhirnya, setiap potongan tubuh tersebut akan membentuk individu baru dengan bagian tubuh yang lengkap seperti induknya.

c. Partenogenesis

Partenogenesis secara alami dapat terjadi pada hewan lebah, semut, tawon, kutu daun, dan kutu air. Pada lebah, ovum yang dibuahi akan tumbuh dan berkembang menjadi lebah betina, sedangkan yang tidak dibuahi akan tumbuh menjadi lebah jantan.

Lebah betina bersifat steril dan memiliki tugas sebagai pekerja dalam koloni lebah. Lebah jantan bersifat fertil. Lebah jantan mampu menghasilkan sel kelamin yang digunakan untuk membuahi sel telur yang dihasilkan oleh lebah ratu. Lebah ratu adalah lebah yang menghasilkan telur-telur yang menjadi lebah betina dan lebah jantan.

Selain lebah, kutu daun, dan kutu air juga dapat berkembang biak dengan cara partenogenesis. Kutu daun betina dan kutu air betina dapat terus menerus bertelur. Telur yang dihasilkan akan berkembang dan menetas menjadi kutu betina tanpa didahului proses fertilisasi.

Meski demikian fertilisasi tetap diperlukan untuk menghasilkan individu baru setelah beberapa generasi kutu mengalami partenogenesis.

Video Pembelajaran Perkembangbiakan Aseksual pada Hewan (IPA Kelas 9)

Video pembelajaran berikut ini bisa kamu gunakan untuk menambah pengalaman serta pemahamanmu mengenai Perkembangbiakan Aseksual pada Hewan.

Latihan Soal Materi Perkembangbiakan pada Hewan

Setelah belajar, jangan lupa untuk melakukan evaluasi hasil pembelajaran menggunakan soal-soal online berikut ini.

https://quizizz.com/join/quiz/5f5f054c4a8670001b3e75ee/start

Latihan Soal Materi Perkembangbiakan Aseksual pada Hewan

Demikianlah bahan ajar individu materi Perkembangbiakan Aseksual pada Hewan, IPA untuk siswa Kelas 9 SMP yang bisa kami sajikan. Kurang lebihnya kami mohon maaf dan semoga bermanfaat (maglearning.id).

Loading...

Tinggalkan Balasan