Pemanfaatan e-learning, Mengapa sangat Penting

Pemanfaatan e-learning, Mengapa sangat Penting ?

Loading...

Pemanfaatan e-learning, Mengapa sangat Penting ? – e-learning atau kelas maya sudah menjadi sesuatu yang jamak dipahami dan dilaksanakan dalam pembelajaran di Indonesia. Tidak seperti beberapa tahun lalu, di mana hanya sebagian kecil saja dunia pendidikan di Indonesia yang memanfaatkan keunggulan dari e-learning.

Saat ini, lembaga pendidikan di hampir seluruh pelosok nusantara sudah terbiasa dengan pemanfaatan e-learning. Pandemi covid-19 ikut “berjasa” dalam semakin memopulerkan penggunaan kelas maya ini.

Namun, apakah semua lembaga pendidikan maupun guru sudah mampu memanfaatkan kekauatan e-learning ini. Atau bahkan hanya sekedar memindahkan pembelajaran di kelas ke pembelajaran kelas maya?

Untuk menjawabnya marilah kita telisik tentang apa itu e-learning dan apa saja potensi keunggulan yang bisa dimanfaatkan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Mari kita mulai.

Manfaat penggunaan TIK dalam Pembelajaran

Dalam pembelajaran, teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan pembelajaran, meningkatkan kecepatan belajar, dan meningkatkan efisiensi pembelajaran. Oleh karena itulah, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran merupakan hal yang tidak dapat dihindari.

Ada enam potensi utama dari pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. Diantaranya adalah:

  1. Konektivitas – akses terhadap beraneka ragam informasi ‘tersedia’ dalam skala global. Ketika kita memanfaatkan koneksi internet, kita akan mendapatkan informasi apa pun yang tersedia secara online.
  2. Fleksibilitas – belajar dapat dilaksanakan di mana saja dan kapan saja. Dengan cara belajar yang terjadwal dalam kelas, guru adalah sumber belajar utama bagi sswa. Akan tetapi dengan kelas konvensional yang diperkaya dengan TIK, siswa akan memiliki kebebasan dalam menentukan waktu yang tepat untuk belajar, juga tempat dimana akan belajar.
  3. Interaksi – evaluasi belajar dapat dilaksanakan seketika dan mandiri. Dengan memanfaatkan TIK, siswa dapat mengerjakan tugas, menjawab pertanyaan, maupun mengerjakan ujian dimana pun dan kapan pun. Model ujian pun bisa bermacam-macam, serta mendapat umpan balik secara otomatis, sehingga tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui hasil ujian.
  4. Kolaborasi – penggunaan perangkat diskusi dapat mendukung pembelajaran kolaborasi di luar ruang kelas. Dengan memanfaatkan internet, siswa berada dalam sebuah jaringan yang luas. Siswa dapat berkomunikasi, berdiskusi, bertukar pendapat, dengan sesama atau guru. Siswa juga dapat membuat kelompok belajar dan saling berkolaborasi.
  5. Peluang pengembangan – konten digital dapat terus-menerus dikembangkan sehingga dapat memperkaya pembelajaran dalam kelas konvensional. Dengan pemanfaatan e-learning, guru dapat memberikan instruksi dari mana pun dan siswa juga tetap dapat mengikuti instruksi guru dari mana pun.
  6. Motivasi – multimedia dapat membuat pembelajaran lebih menarik. Dengan TIK, siswa akan mendapatkan berbagai sumber belajar. Salah satu sumber belajar tersebut adalah video atau animasi yang menjelaskan konsep atau peristiwa tertentu.

Definisi dan Model Pemanfaatan e-Learning

Lingkungan belajar yang mewadahi peran teknologi informasi untuk mendukung proses pembelajaran inilah yang disebut dengan e-learning. Derek Stockley (2003) mendefinisikan e-learning adalah sebagai penyampaian program pembelajaran, pelatihan, atau pendidikan dengan menggunakan sarana elektronik. Sedangkan Som Naidu (2006) mendefinisikan e-learning adalah sebagai penggunaan secara sengaja jaringan TIK dalam proses belajar mengajar.

Selain e-learning, beberapa istilah juga digunakan untuk mendefinisikan model belajar mengajar tersebut yaitu online learning, virtual learning, maupun network atau web-basedlearning. Oleh karena itu, Anda tidak perlu bingung terhadap penggunaan berbagai istilah tersebut.

Pemanfaatan E-learning dapat diselenggarakan dengan berbagai model (Rashty,1999), yaitu sebagai berikut :

  1. Model Adjunct. Dalam model ini e-learning digunakan untuk menunjang sistem pembelajaran tatap muka di kelas. Model ini dapat dikatakan sebagai model tradisional plus karena keberadaan e-learning hanya sebagai pengayaan atau tambahan saja.
  2. Model Mixed/Blended. Model ini menempatkan e-learning menjadi bagian tidak terpisahkan dari pembelajaran. Misalnya pembelajaran teori dilaksanakan secara daring, sedangkan pembelajaran praktik dilaksanakan secara tatap muka. Akan tetapi, Bersin (2004) berpendapat bahwa model blended learning merupakan gabungan dari model adjunct dan mixed, sehingga sedikit atau banyak porsi dari e-learning, dalam pembelajaran tatap muka, seluruh proses tersebut merupakan blended learning.
  3. Model Daring Penuh/Fully Online. Dalam model ini e-learning digunakan untuk seluruh proses pembelajaran mulai dari penyampaian bahan belajar, interaksi pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran.

Fungsi e-learning (kelas maya)

Melihat berbagai model pemanfatan e-learning di atas maka e-learning dapat berfungsi sebagai:

  1. tambahan/pengayaan pembelajaran (supplement),
  2. pengganti sebagian pembelajaran (complement), atau
  3. pengganti seluruh pembelajaran (replacement).

Komponen pendukung e-learning (kelas maya)

Dalam pembelajaran yang memanfaatkan e-learning dibutuhkan berbagai komponen pendukung, yaitu:

  1. Perangkat keras (hardware): komputer, laptop, netbook, maupun tablet.
  2. Perangkat lunak (software): Learning Management System (LMS), Learning Content Management System (LCMS), Social Learning Network (SLN).
  3. Infrastruktur: Jaringan intranet maupun internet.
  4. Konten pembelajaran.
  5. Strategi interaksi/komunikasi pemanfaatan e-learning dalam pembelajaran.

Latihan Soal Pemanfaatan e-learning

Untuk mendalami dan memperluas pemahaman materi ini silakan coba kerjakan latihan soal ujian semester tentang e-learning atau kelas maya berikut ini.

https://quizizz.com/join/quiz/5e43554f6695fd001beec066/start

Latihan Soal Pemanfaatan e-learning atau kelas maya

Demikianlah rangkuman kami tentang pemanfaatan e-learning dan mengapa sangat penting dalam mendukung pembelajaran di era modern. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di lain kesempatan (maglearning.id).

Loading...

Tinggalkan Balasan