JENIS-JENIS WEBSITE

Perkembangan teknologi informasi dalam dua dasawarsa terakhir berjalan sangat cepat. Produk teknologi yang sudah lama lahir dan sampai saat ini masih menjadi salah satu tren sentral komunikasi massal adalah situs web (website).

Website kali pertama ditemukan atau dibuat Sir Timothy John Berners-Lee. Sedangkan Website yang tersambung dengan jaringan internet kali pertama diluncurkan pada tahun 1991.

Awalnya website dibangun hanya untuk memudahkan para peneliti untuk berbagai file kerja di lingkungan kerja yang tertutup. Saat ini website telah berkembang jauh lebih luas, bahkan mungkin di luar imajinasi pembuatanya.

Bila diklasifikasikan menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil website saat ini pun pasti memiliki beragam varian. Penggunaan teknologi web ini sudah masuk dihampir seluruh sendi-sendi kehidupan manusia, dari sekedar tempat aktualisasi diri dan mencari hiburan sampai website bisnis beromset triliunan Rupiah.

Loading...

Dunia pendidikan pun tak lepas dari manfaat besar website. Bagaimana website menjadi tulang punggung elearning adalah buktinya. Tulisan ini dapat dengan mudah dan murah hadir di hadapan Anda, ya gegara website.

Tidak ada klasisfikasi yang disepakai bersama atau berlaku umum, namun setidaknya kita bisa mengenali fungsi utama dari sebuah website dari beberapa karakteristik. Berikut ini beberapa jenis situs web paling populer yang bisa kita akses sehari-hari.

  • Situs Web Pribadi (Personal Website). Situs ini bersifat nonkomersial, situs web ini biasanya dimiliki seorang individu untuk dia sendir atau keluarga yang ingin berbagi informasi di web. Yang mengakses situs ini biasanya tidak terlalu banyak hanya di sekitar kalangan keluarga. Namun saat ini personal website bisa dimanfaatkan sebagai identitas profesional pemiliknya.
  • Situs Web Berbagi Sosial (Social Sharing Website). Website ini bisa digunakan untuk bisnis, nirlaba atau perorangan. Tujuannya agar pengguna bisa berkomunikasi dan berinteraksi. Dapat digunakan sebagai cara yang efektif untuk mempromosikan bisnis atau sumber penting data berharga.
  • Situs Web Penerbitan/Blog (Publishing/Blog  Website). Menyediakan platform website yang sering digunakan oleh penulis, peneliti, dan blogger. Seringkali berisi biografi, terbitan ilmiah atau umum, atau bisa juga materi pembelajaran.
  • Situs Web Komunitas Digital (Digital Community Website). Isi situs ini lebih banyak terkait dengan komunitas digital daripada komunitas fisik. Situs digunakan oleh individu-individu dalam komunitas untuk melakukan interaksi sosial dan diskusi terkait kepentingan bersama, misalnya hobi atau kesamaan pandangan pada suatu topik, atau juga untuk mendukung perkembangan karir. Walaupun terkesan kurang berharga, namun banyak sekali situs web semacam ini merupakan sumber dari banyak sumber daya penting dalam seluruh dimensi kehidupan, tidak terbatas hanya dunia digital saja.
  • Situs Web Seluler Khusus (Specific  Mobile  Website). Website ini dibutuhkan ketika target audien kita sebagian besar menggunakan perangkat seluler. Setiap laman dikembangkan untuk memberikan informasi yang diperlukan kepada pengguna dengan navigasi minimum. Tampilan website ini disesuaikan dengan layar handpone. Web semacam ini biasanya disebut dengan “native app”. Contoh nyata situs semacam ini adalah aplikasi GoJek, Grab atau sebagian besar mobile banking.
  • Situs Web Aplikasi Seluler (Mobile App Website): Situs web aplikasi dijalankan dari aplikasi di handphone yang dihosting dan bukan dari dalam perangkat seluler. Aplikasi ini dijalankan menggunakan pemrograman seluler yang disebut dengan ”webview”. Biasanya lebih murah untuk mempertahankannya, konten dapat dimodifikasi di situs web aplikasi seluler dengan cepat tanpa harus memperbarui dan mengeluarkan kode aplikasi asli. Contoh situs web ini misalnya shophee, taveloka, bukalapak dll.
  • Situs Pemesanan (Bookings Website). Bisa berupa situs web perjalanan, penerbangan, dan pemesanan hotel, atau restoran, pengiriman makanan, atau layanan taksi. Situs web ini terhubung dan terintegrasi dengan salah satu mesin pemesanan khusus industri besar seperti traveloka, tiket.com dll.
  • Situs Web Direktori (Directory Website). Situs ini seperti bentuk digital dari yellow pages kuno. Sering digunakan untuk mengklasifikasikan dan mempromosikan layanan bisnis dalam area geografis tertentu.
  • Situs web Brosur Pemasaran (Marketing  Brochure Website). Digunakan terutama sebagai brosur dan katalog digital. Dapat diproduksi, dipelihara dan didistribusikan di sebagai ganti dari media cetak, namun dengan biaya yang murah.
  • Situs Web Informasi (Information Website): Dirancang untuk memberi informasi kepada pengguna. Yang terbesar dari jenis situs ini, tentu saja, Wikipedia. Namun, bisnis yang membuat informasi yang relevan dan berguna dapat menarik pengunjung yang kemudian dapat dikonversi menjadi pelanggan.
  • Situs web eCommerce (eCommerce Website). Adanya situs web ini membuat perusahaan kecil mempunyai banyak peluan untuk bersaing dengan perusahaan besar. Namun, jangan meremehkan biaya dan sumber daya untuk memelihara situs semacam ini, karena bisa sangat besar.
  • Situs web Industri yang diregulasi (Regulated  Industry Website): Perbankan, asuransi, farmasi dan industri yang diatur lainnya harus memastikan konten situs web mereka sesuai dengan peraturan tertentu yang mengatur industri mereka. Perusahaan-perusahaan diharuskan untuk mematuhi sistem manajemen konten yang memiliki proses persetujuan konten sebelum dipublikasikan dalam website.
Loading...

Sebenarnya masih banyak lagi jenis-jenis website yang belum dibahas. Jenis-jenis website di atas adalah jenis populer dan sering kita temui sehari-hari. Teknologi ini masih sangat dinamis baik dari sisi pemanfaatannya maupun dari sisi teknis pengembangan website itu sendiri. Saat ini secara teknis bahasa pemrograman website HTML5 didukung dengan CSS3 sudah semakin canggih dan mampu diintegrasikan dengan berbagai perangkat serta dikombinasikan dengan berbagai bahasa pemrograman pendukung yang juga masih akan berkembang lagi.

Adanya komunitas-komunitas pengembang yang bisa dengan mudah berdiskusi serta berkolaborasi secara terbuka membuat perkembangan dunia ini menjadi lebih menarik. Diskusi pengembangan website dan aplikasi mobile saat ini sedang terjadi begitu masif baik yang dilakukan oleh pengembang profesional maupun amatir. Tren aplikasi cross platform membuat website, yang hampir semuanya menggunakan HTML, memungkinkan untuk dikembangkan ke berbagai perangkat. So, kita tunggu apa yang terjadi selanjutnya….

One comment

Tinggalkan Balasan