PRINSIP SEGMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN

Prinsip Segmentasi (Segmenting Principle) mengatakan bahwa siswa akan belajar lebih baik ketika pesan-pesan dalam media pembelajaran disajikan dalam segmen-segmen (bagian-bagian) yang bisa diatur oleh siswa daripada sebagai unit yang berkelanjutan. Bila Anda memperhatikan Blog ini sebagian besar adalah tulisan-tulisan pendek dan saling terkait, walaupun susunannya belum saya tata rapi sih….

Misalnya dalam sbuah multimedia pembelajaran animasi narasi yang disajikan secara cepat yang menjelaskan langkah-langkah dalam suatu proses, beberapa siswa mungkin tidak sepenuhnya memahami setiap langkah dalas keseluruhan proses. Tidak memahami satu langkah saja bisa membuat masalah jika langkah tersebut terkait dengan proses berikutnya, dengan demikian mereka mungkin tidak punya waktu untuk melihat hubungan sebab akibat antara satu langkah dengan langkah selanjutnya.

Prinsip segmentasi akan sangat efektif diterapkan pada media pembelajaran dengan materi yang kompleks, presentasi serba cepat, dan siswa tidak berpengalaman dengan materi. Selain itu materi yang banyak dan saling terkait akan lebih efektif disajikan bagian per bagian.

Penerapan Prinsip Segmentasi

Dalam prinsip segmentasi, materi pembelajaran yang rumit disajikan dalam segmen-segmen bertahap atau bagian-bagian yang lebih kecil yang disajikan secara berurutan dengan tempo dibawah kendali siswa. Dua fitur utama yang digunakan dalam penerapan prinsip segmentasi adalah:

  1. Memecah materi pelajaran menjadi beberapa bagian yang disajikan secara berurutan
  2. Mengontrol tempo gerak dari satu bagian ke bagian berikutnya dalam multimedia atau media interaktif dan adaptif.

Contohmedia pembelajaran untuk menjelaskan proses terjadinya tsunami.

1. Bagi materi pembelajaran menjadi beberapa segmen, setiap segmen menjelaskan satu kunci peristiwa dari alur proses terjadinya tsunami.

Contoh pembagian segmen : 

  • Adanya gerakan vertikal pada lempeng yang berupa patahan
  • Patahan menyebabkan dasar laut naik yagg dinamakan gempa bumi
  • Keseimbangan air terganggu
  • Munculnya gelombang tsunami yang bergerak menuju pantai
Loading...

masing-masing segmen mencakup satu atau dua kalimat dan delapan hingga sepuluh detik animasi. Pada akhir masing-masing segmen terdapat tombol lanjutkan untuk melanjutkan ke segmen berikutnya.

2. Mengontrol tempo gerak dari satu bagian ke bagian berikutnya.

Dengan memecah materi pembelajaran menjadi bagian-bagian yang disajikan secara berurutan memungkinkan siswa untuk mengontrol waktu untuk mengakhiri satu segmen atau memulai segmen selanjutnya. Dengan cara ini, siswa dapat secara intelektual mencerna satu segmen secara utuh sebelum pindah ke segmen berikutnya.

Efektifitas Prinsip Segmentasi

Prinsip segmentasi ini efektif digunakan pada materi pembelajaran yang kompleks yang mengharuskan siswa memahami materi yang panjang dalam waktu yang cepat. Apabila materi disegmentasi menjadi segmen-segmen kecil yang dapat dikontrol oleh siswa, setelah melihat satu segmen, siswa dapat menyelesaikan proses kognitif yang lebih dalam dari pengorganisasian materi menjadi struktur kognitif yang koheren dan mengintegrasikan struktur kognitif satu sama lain dengan langkah-langkah lain dalam rantai kausal. Selain itu siswa dapat mengklik tombol lanjutkan untuk melanjutkan ke segmen berikutnya. Dengan cara ini, siswa lebih mampu terlibat dalam pengolahan kognitif yang mendalam dari materi penting dalam pelajaran. Dengan semikian siswa menjadi  lebih mampu membangun hasil pembelajaran yang bermakna.

Manfaat Penggunaan Prinsip Segmentasi Media Pembelajaran

Loading...

Beberapa manfaat penerapan prinsip segmentasi dalam mengembangkan media pembelajaran diantaranya adalah:

  1. Memecah semua segmen menjadi lebih kecil agar mudah dipahami
  2. Menyajikan materi atau peristiwa yang kompleks, rumit dan berlangsung cepat atau lambat, seperti sistem tubuh manusia, bekerjanya suatu mesin, beredarnya planet Mars, berkembangnya bunga dan lain-lain.
  3. Meningkatkan daya tarik dan perhatian siswa.
  4. Mencerna informasi dengan kecepatan yang paling baik

Kelebihan Penggunaan  Prinsip Segmentasi Media Pembelajaran

Setiap media pembelajaran pasti memiliki kelebihan sekaligus kelemahan. Penerapan prinsip segmentasi juga demikian akan memberikan dampak positif pada media pembelajaran, misalnya:

  1. Meningkatkan aliran gagasan dan informasi,
  2. Merupakan cara yang kaya untuk mengkomunikasikan sesuatu,
  3. Mendorong partisipasi, keterlibatan, dan eksplorasi pengguna,
  4. Menstimulasi panca indera,
  5. Memberikan kemudahan pemakaian terutama bagi pengguna awam,
  6. Memiliki metode yang mudah dimengerti untuk memotong semua segmen yang berbeda secara bersama-sama.

Kekurangan  Penggunaan  Prinsip Segmentasi Media Pembelajaran

Selain mempunyai kelebihan prinsip segmentasi ini juga mempunyai kelemahan sehingga berdampak negatif pada media pembelajaran, misalnya:

  1. Desain yang buruk akan menyebabkan kebingungan dan kebosanan atau pesan yang tidak tersampaikan dengan baik,
  2. Kendala bagi orang yang memiliki keterbatasan atau tidak mampu mengoperasikan media dengan baik,
  3. Tuntunan terhadap spesifikasi gawai yang memadai, misalnya kapasitas penyimpanan dan processing memory,
  4. Bila media disajikan online maka akan berdampak pada penggunaan data atau kuota internet yang lebih besar.

Tinggalkan Balasan