sistematika penulisan artikel jurnal ilmiah

Sistematika Penulisan Artikel Jurnal Ilmiah

Loading...

Kata Kunci

Selanjutnya adalah kata kunci atau keyword. Keyword ini bisa kamu buat dengan menentukan tiga, empat, atau lima kata saja ya, dan harus kamu ambil dari pembahasan yang kamu bahas.

Keyword yang dipilih haruslah kata atau istilah yang umum digunakan dalam bahasan ilmiah bukan kata spesifik yang hanya dimengerti oleh penulis. Bagi penulis pemula sering kali menggunakan kata atau istilah yang kadang aneh dan ambigu. Untuk menghindarinya kamu harus cek kata tersebut dalam literatur atau penelitian-penelitian terdahulu.

Juga penting untuk diperhatikan bahwa kata kunci itu memang menggambarkan tentang apa yang kamu bahas. Jangan sampai kamu ketik kata kunci yang sebenarnya tidak kamu bahas, alias hanya bagian kecil dari bahasanmu, cirinya adalah hanya disebut satu atau dua kali dalam keseluruhan artikel.

Pendahuluan

Sistematika penulisan artikel jurnal ilmiah selanjutnya ialah pendahuluan. Pendahuluan ini mencakup alasan terbesar, atau latar belakang, kenapa sih kamu hendak meneliti atau membahas hal tersebut. Kamu meski menjabarkannya dengan gamblang, kemudian mengaitkannya dengan teori, dan di bagian akhir, kamu bisa memasukkan tujuan penelitian. Untuk penulisannya sendiri adalah spasi dua, dan maksimal enam halaman.

Pendahuluan adalah bagian terpenting dalam artikel, karena dengan membaca pendahuluan maka pembaca akan tahu urgensi artikel ini dan bagaimana posisinya dalam ranah literatur ilmu pengetahuan. Pendahuluan yang bagus selalu didukung oleh banyak literatur terutama penelitian terdahulu yang relevan.

Jumlah penelitian terdahulu yang relevan yang kamu kaji sebaiknya sekitar 20 penelitian terdahulu, sehingga kamu bisa memetakan apa beda atau sumbangan penelitianmu. Jangan lupa yang disitasi dari penelitian terdahulu adalah simpulannya dan dasar penarikan simpulannya ya, bukan definisi.

Kasus ini sering banyak saya temui. Sepertinya pendahuluannya sudah bagus dan didukung oleh penelitian terdahulu, tapi ternyata penuh dengan definisi-definisi bukan uraian masalah yang akan diangkat untuk diteliti.

Metode Penelitian

Di bagian ini, kamu dapat menjelaskan desain dan tahapan penelitian yang sudah kamu lakukan, peralatan yang digunakan apa saja, menggunakan metode pengumpulan data seperti apa, hingga jenis pengendaliannya.

Tahapan penelitian harus dijelaskan dengan terbuka dan lengkap. Tujuannya adalah agar pembaca tahu bagaimana proses pengambilan simpulan yang kamu lakukan. Selain itu ada yang tak kalah penting, yaitu peneliti lain bisa mengulangi penelitianmu, baik di tempat lain maupun di tempat yang sama di waktu yang berbeda.

Hal ini penting untuk melihat konsistensi hasil penelitian. Bukan tidak mungkin dari hasil penelitianmu bisa menghasilkan sebuah teori baru karena muncul temuan baru yang konsisten.

Berbagai teori yang ada di dunia ini terlahir dari penelitian-penelitian berulang yang konsisten. Jadi, selain agar editor, reviewer, dan pembaca tahu bagaimana proses dan perangkat penelitian yang kamu lakukan, mereka semua juga berpeluang untuk melakukan penelitian yang sama berulang-kali.

Mungkin sekarang kamu jadi paham, bahwa penelitian yang sama atau judul yang sama bisa dan sah untuk dilakukan secara ilmiah. Jadi jangan takut ide penelitianmu dicontek oleh orang lainnya ya. Kamu justru seharusnya bangga, karena idemu dianggap berguna. Kamu hanya perlu menjaga orisinalitas bahasa dan bahasanmu saja.

Pembahasan/Hasil Pembahasan

Nah, bicara mengenai bahasan maka ini adalah salah satu kunci dari sistematika penulisan artikel jurnal ilmiah. Seperti saya katakan di awal tadi bahwa pendahuluan adalah kunci utamanya. Maka bahasanmu di bagian ini adalah kelanjutan dari pendahuluan atau latar belakang tadi.

Jika bagian pendahuluan sudah menarik dan powerfull, maka di bagian pembahasan akan sangat mudah dan terarah. Karena sejatinya pembahasan adalah jawaban dari masalah penelitian yang ada di pendahuluan setelah hasil penelitian diperoleh.

Bagian terpenting dan yang akan disitasi oleh orang lain dari penelitian kamu ada di pembahasan dan juga hasil akhir ya. Ketika membahas hasil penelitianmu, maka kamu harus membandingkan hasil yang kamu dapatkan dengan teori yang kamu gunakan, kemudian menghubungkannya dengan beberapa penelitian terdahulu yang disampaikan di pendahuluan.

Kamu harus mampu menjabarkan antara persamaan dan perbedaan penelitian kamu dengan yang sudah-sudah di pendahuluan lalu membandingkan dengan hasil penelitianmu di bagian ini. Yang kamu bandingkan adalah dasar pemikirannya dan hasil penelitianmu dan penelitian terdahulu.

Apa saja persamaannya dan apa pula perbedaannya. Maka di sini kamu akan menyampaikan dua hal yaitu temuan penelitian dan hasil penelitian.

Temuan penelitian adalah apa hasil pengujian hipotesis yangkamu lakukan dari penelitian ini. Jelaskan secara singkat dasar perumusan hipotesismu dan bagaimana hasil pengujian hipotesismu.

Sedangkan hasil penelitian adalah hasil pembahasan dari temuan penelitian yang kamu lakukan secara akurat dan dibandingkan dasar teoritis serta dengan penelitian-penelitian terdahulu. Jangan lupa untuk melihat simpulanmu dan simpulan penelitian orang lain berdasarkan sudut pandangnya (dasar teori) masing-masing. Bisa jadi perbedaan terjadi karena perbedaan sudut pandang.

Akhirnya, dan yang paling penting adalah kemampuanmu untuk menjawab pertanyaan penelitian yang kamu ajukan berdasarkan hasil penelitian yang kamu sampaikan. Penelitian yang baik adalah penelitian yang mampu menjawab pertanyaan penelitian dengan akurat dan dasar yang kuat.

Simpulan

Susunan sistematika penulisan artikel jurnal ilmiah selanjutnya adalah simpulan atau ada juga yang menyebut kesimpulan. Di bagian ini, kamu akan membahas pembuktian analisis, ataupun hipotesis penelitian yang kamu jalankan. Kamu bisa membuatnya dengan sangat sederhana, ringkas, dan isinya adalah informasi. Sehingga akan membantu pembaca dalam mencerna hipotesis yang kamu teliti dan uji.

Nah sampaikan hasil pembahasanmu di sini dengan singkat padat dan jelas. Bila penelitianmu melibatkan uji kuantitatif atau uji statistik, kamu tidak perlu lagi menuliskan lagi hasilnya di sini. Ingat, yang harus disajikan di simpulan adalah ringkasan pembahasan bukan luaran uji hipotesis ya.

Di bagan ini kamu juga boleh memberikan sedikit ulasan untuk membuat pembaca juga bisa mendapatkan informasi terkait kekurangan dan kelebihan metode yang kamu lakukan. Dengan harapan di lain kesempatan ada peneliti lain atau kamu sendiri bisa memperbaikinya dan mendapatkan hasil yang lebih baik lagi.

Ucapan Terima kasih (acknowledgement)

Ucapan terima kasih atau Acknowledgment dalam artikel jurnal ilmiah adalah bagian dari tulisan ilmiah, biasanya dituliskan pada bagian akhir sebelum daftar pustaka, yang berisi nama orang dan atau institusi (lembaga) yang berjasa dalam proses pelaksanaan penelitian dan atau penulisan naskah ilmiah.

Tren saat ini di mana acknowledgement adalah sangat direkomendasikan oleh penerbit-penerbit jurnal internasional untuk selalu dituliskan dalam artikel terutama terkait dengan sumber pendanaan penelitian. Sehingga akan ada data tambahan tentang artikel jurnal dan sebaran pendanaan penelitian sehingga data ini sangat bermanfaat pada perkembangan ilmu pengetahuan.

Daftar Pustaka

Terakhir adalah daftar pustaka. Daftar pustaka merupakan seluruh literatur yang kamu gunakan. Dan untuk menulisnya, kamu harus memperhatikan sistematika penulisannya ya. seperti harus ada nama pengarang. Kamu bisa menuliskannya dengan memindahkan kata namanya yang paling akhir ke depan, dan diikuti dengan kata nama yang selanjutnya. Nggak perlu pakai gelar ya. Kemudian, tahun terbit, judul, tempat terbit, penerbit.

Penting untuk diperhatikan untuk mengikuti gaya sitasi dari jurnal yang kamu tuju. Kamu tidak boleh melanggar hal ini sebab bisa jadi kamu dianggap tidak memperhatikan petunjuk penulisan yang atinya kamu juga kemungkinan besar melanggar petunjuk-petunjuk lain yang lebih implisit.

Agar lebih mudah dalam menulis daftar pustaka dan melakukan sitasi, maka sebaiknya gunakan perangkat lunak manajemen referensi dan kami menyarankan untuk menggunakan Mendeley. Kami juga sudah memberikan tutorial lengkap menggunakan Mendeley di blog ini.

struktur sistematika penulisan artikel jurnal

Oke, sekian dulu ya bahasan saya tentang sistematika penulisan artikel jurnal ilmiah. Yuk mulai memikirkan tema yang akan kamu angkat. Semoga bermanfaat. Salam belajar menyenangkan bersama maglearning.id.

Loading...
Pages ( 2 of 2 ): « Balik1 2

2 comments

Tinggalkan Balasan