Prinsip Pemilihan Media Pembelajaran

Prinsip Pemilihan Media Pembelajaran

Loading...

Prinsip Pemilihan Media Pembelajaran – Media pembelajaran adalah komponen penting dalam proses pembelajaran, baik itu pembelajaran konvensional maupun pembelajaran modern yang menggunakan e-learning maupun pembelajaran hibrid. Media pembelajaran juga merupakan salah satu faktor paling penting dalam peningkatan kualitas pembelajaran, walaupun faktor utamanya adalah bagaimana guru dalam menentukan pilihan media mana yang paling cocok.

Media pembelajaran adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menyampaikan pesan pembelajaran. Media pembelajaran juga berarti apa pun yang bisa digunakan untuk menyampaikan pesan atau materi pembelajaran sehingga dapat membuat pembelajaran lebih efektif dan efisien.

Sedangkan pembelajaran adalah sebuah proses komunikasi antara pembelajar, pengajar dan bahan ajar. Komunikasi tidak akan berjalan tanpa bantuan sarana penyampai pesan atau media. Dengan demikian media pembelajaran memegang peranan amat penting dalam proses pembelajaran.

Beberapa Prinsip Pemilihan Media Pembelajaran

Media pembelajaran sangat banyak macamnya mulai dari media naratif, interaktif, sampai produktif, tentunya tidak akan efisien bila digunakan sekaligus. Untuk itu perlu dipilih secara cermat, media mana yang lebih tepat untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

Kriteria yang paling utama dalam pemilihan media bahwa media harus disesuaikan dengan tujuan pembelajaran atau kompetensi yang ingin dicapai. Untuk itu dalam penggunaan media pembelajaran harus memperhatikan prinsip-prinsip dalam pemilihan media pembelajaran agar lebih terarah dan tercapai tujuan  media pembelajaran itu.

Berikut ini ada beberapa prinsip yang harus di perhatikan saat memilih media pembelajaran :

  • Efektivitas Media Pembelajaran. Prinsip utama pemilihan media pembelajaran adalah efektivitas media pembelajaran dalam mencapai tujuan dan efektivitas  untuk membantu siswa memahami materi pembelajaran yang akan di sampaikan.
  • Taraf Berpikir Siswa. Media pembelajaran juga harus dipilih berdasarkan dengan taraf berpikir siswa. Media pembelajaran peserta didik tingkat SD tidak boleh serumit media pembelajaran peserta didik tingkat SMP dan SMA. Media pembelajaran lebih baik menggunakan benda-benda yang bersifat konkret dibandingkan  media yang bersifat abstrak.
  • Interaktivitas Media Pembelajaran. Semakin interaktif media, maka akan semakin bagus media pembelajaran tersebut karena bias lebih mendorong siswa agar aktif dalam pelajaran.
  • Minat Siswa Terhadap Media Pembelajaran. Ada beberapa media pembelajaran yang dapat mempengaruhi minat siswa lebih baik dari media pembelajaran yang lainnya.
  • Kemampuan Guru Menggunakan Media Pembelajaran. Sebagus apa pun medianya tidak akan efektif bila guru tidak menguasai media tersebut, misalkan media pembelajaran berbasis komputer jika gurunya tidak menguasai pembelajaran yang berbasis komputer maka akan sia-sia saja.
  • Fleksibilitas Media Pembelajaran. Media yang di pilih guru harus memiliki fleksibilitas yang baik. Fleksibilitas media pembelajaran adalah sejauh mana media pembelajaran dapat di gunakan dalam berbagai situasi.

Perlu mempertimbangkan juga beberapa prinsip pemilihan media pembelajaran berikut ini :

  • Tidak ada satu media pun yang paling baik untuk semua tujuan. Suatu media hanya cocok untuk tujuan pembelajaran tertentu, tetapi mungkin tidak cocok untuk pembelajaran yang lain.
  • Media adalah bagian integral dari proses pembelajaran. Hal ini berarti bahwa media bukan hanya sekedar alat bantu mengajar guru saja, tetapi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari proses pembelajaran. Penetapan suatu media haruslah sesuai dengan komponen lain dalam perancangan pembelajaran. Tanpa alat bantu mengajar mungkin pembelajaran tetap dapat berlangsung, tetapi tanpa media itu tidak akan terjadi.
  • Media apa pun yang hendak digunakan, sasaran akhirnya adalah untuk memudahkan belajar peserta didik. Kemudahan belajar peserta didik haruslah dijadikan acuan utama pemilihan dan penggunaan suatu media.
  • Penggunaan berbagai media dalam satu kegiatan pembelajaran bukan hanya sekedar selingan/pengisi waktu atau hiburan, melainkan mempunyai tujuan yang menyatu dengan pembelajaran yang berlangsung.
  • Pemilihan media hendaknya objektif, yaitu didasarkan  pada tujuan pembelajaran, tidak didasarkan pada kesenangan pribadi tenaga pengajar.
  • Penggunaan beberapa media sekaligus akan dapat membingungkan peserta didik. Penggunaan multimedia tidak berarti menggunakan media yang banyak sekaligus, tetapi media tertentu dipilih untuk tujuan tertentu dan media yang lain untuk tujuan yang lain pula.
  • Kebaikan dan kekurangan media tidak tergantung pada kekonkretan dan keabstrakannya saja. Media yang konkret ujudnya, mungkin sukar untuk dipahami karena rumitnya, tetapi media yang abstrak dapat pula memberikan pengertian yang tepat.

Dengan mengetahui berbagai prinsip pemilihan media pembelajaran diharapkan akan memberi kontribusi terhadap efektivitas pencapaian tujuan pembelajaran. Pada intinya bahwa berbagai macam media pembelajaran memberikan manfaat sangat besar kepada peserta didik dalam proses pembelajaran. Betapa pun baiknya media pembelajaran yang telah dipilih, bila tidak digunakan dengan baik tentunya tidak banyak manfaatnya.

Demikianlah bahasan kami mengenai prinsip pemilihan media pembelajaran. Semoga tulisan sederhana ini ada manfaatnya. Selamat belajar dengan media pembelajaran yang efektif dan menyenangkan (maglearning.id).

Loading...

Tinggalkan Balasan